Beranda > asam urat, gout arthritis, hiperurisemia, Kaltim Post, pirai > Asam Urat Kambuh,Kerja Terganggu

Asam Urat Kambuh,Kerja Terganggu

Kaltim Post,28 Januari 2008
Dinda (26) merasa kasihan melihat sang suami, Andre (31) yang meringis menahan sakit karena asam uratnya kambuh sehabis makan hati ayam , yang ditandai dengan nyeri sendi, encok dan bengkak. Saat penyakitnya kambuh, Andre merasakan nyeri disekujur tubuhnya, terutama persendian jempol kaki. Bahkan suatu kali ketika penyakitnya ini kambuh, ia harus izin tidak masuk kerja selama beberapa hari. “Belum lagi mendengar rintihannya itu, saya suka kasihan,” keluh Dinda yang juga seorang wanita pekerja.
Penyakit yang diderita Andre tentunya juga pernah ada diderita oleh kita. Sebenarnya apa sih dimaskud dengan penyakit asam urat ini? Lantas bagaimanakah kaitannya gejala nyeri yang terjadi pada Andre dengan penyakit asam urat yang dideritanya itu?
Menurut dokter umum Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) Fajar Rudy Qimindra, ada dua hal yang harus dibedakan, yaitu antara kadar asam urat yang tinggi atau dalam istilah medisnya disebut hiperurisemia dengan gout arthritis alias radang sendi akibat asam urat.

Hiperurisemia, jelas pria yang akrab disapa dr Qimi ini, terjadi bila kadar asam urat melebihi daya larutnya di dalam darah. Dalam keadaan normal, kadar asam urat di dalam darah pria dewasa terjadi kurang dari 7 mg/ dl dan pada wanita kurang dari 6 mg/dl.
Sedangkan gout atau penyakit pirai adalah suatu penyakit yang ditandai dengan serangan mendadak dan berulang dari radang sendi/arhtritis yang terasa sangat nyeri karena adanya endapan kristal monosodium urat, yang terkumpul di dalam sendi sebagai akibat dari tingginya kadar asam urat di dalam darah (hiperurisemia).
”Jadi gout sangat terkait dengan hiperurisemia/kadar asam urat tinggi tetapi tidak semua penderita hiperurisemia menderita gout,” ujarnya.
Dikatakan dr Qimi, terjadinya kelebihan asam urat di dalam tubuh ini dapat disebabkan oleh dua hal, yaitu produksi yang berlebihan dan pengeluaran asam urat yang turun. Produksi asam urat berlebihan ini terjadi karena komsumsi makanan yang tinggi purin, alkohol dalam jumlah yang banyak dan lama, kegemukan dan penyakit tertentu. ”Sedangkan pengeluaran asam urat melalui air seni yang berkurang terjadi akibat adanya penyakit ginjal, obat-obatan, kurang minum dan lain-lain,” terangnya.
Serangan artritis gout yang mendadak, urainya, ditandai dengan sendi bengkak, panas dan kemerahan, pada satu sendi (monoartritis) dan mencapai puncaknya dalam 24 jam pertama, serta dapat sembuh sendiri dalam 3-10 hari.
”Sendi yang terserang biasanya pada sendi pangkal ibu jari kaki yang disebut Podagra. Sendi lain yang bisa terserang adalah pergelangan kaki, tumit, lutut, pergelangan tangan , jari-jari tangan dan siku,” sebutnya sembari menambahkan kristal monosodium urat kalau diamati dengan mikroskop polarisasi berbentuk seperti jarum, sehingga wajar kalau dirasakan sangat nyeri.
Adapun faktor pencetus penyakit gout yang mendadak ini, ungkapnya, antara lain karena adanya trauma/perlukaan, alkohol, konsumsi purin, obat-obatan, stres emosional dan penurunan asam urat dalam darah terlalu cepat.
Dikatakan lebih lanjut, sebenarnya penyakit ini mudah ditangani jika dilakukan pengobatan sedini mungkin dan pemeriksaan yang teratur ke dokter. Sehingga ada monitoring terhadap kadar asam urat dan penyakit komplikasinya terutama ke ginjal.
Prinsip pengobatan antara asam urat yang tinggi (hiperurisemia) dengan gout arthritis agak berbeda. Pada pengobatan artritis gout tidak dianjurkan pemberian obat-obatan anti asam urat dalam masa serangan mendadak. Pemberian obat anti asam urat ini akan menambah rasa nyerinya.
”Pengobatan ini bertujuan untuk menghilangkan segera rasa nyeri dan bemgkak, mencegah kekambuhan dan bisa menghindari adanya komplikasi,” paparnya. Setelah serangan akut teratasi yang ditandai dengan hilangnya bengkak dan nyeri, baru boleh diberikan obat anti asam uratnya.
Selain pengobatan, tambahnya, juga harus diperhatikan juga masalah diet makanan. Diet yang diberikan untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah dan air seni. Tujuannya mencapai dan mempertahankan status gizi serta mengurangi pembentukan asam urat.
Berikut beberapa petunjuk praktis diet rendah asam urat dari dr Qimi:
• Minum lebih banyak air untuk membantu pembuangan asam urat oleh ginjal.
• Kurangi berat badan.
• Makan dengan teratur.
• Makan diet berimbang dengan memperbanyak porsi sayur dan buah-buahaan.
• Batasi kopi, teh, minuman beralkohol dan cokelat.
• Batasi bahan makanan yang tinggi purin.
Apakah yang dimaksud dengan purin yang sering disebut di atas? Purin merupakan cikal bakal dari pembentukan asam urat setelah diolah di tubuh. Berikut ini beberapa pengelompokan bahan makanan berdasar kadar purin:
1. Purin tinggi (100- 1000 mg/100gr bahan makanan) sebaiknya dihindari:
otak, hati, jantung, ginjal, jeroan, bebek, ikan sarden, makarel, kerang.
2. Purin sedang (9- 100 mg/100gr bahan makanan) dibatasi:
maksimal 50-75gr daging atau ikan, 100gr sayur. Daging sapi, ikan, ayam, udang, kacang kering, tahu, tempe, asparagus, bayam, daun singkong, kangkung, biji melinjo.
3. Purin rendah (dapat diabaikan) boleh dimakan setiap hari : Nasi, ubi, jagung, roti, sayur dan buah (kecuali pada kelompok 1 & 2), minyak, gula, tepung, susu.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: