Beranda > Cacar Air, Herpes zoster, Kaltim Post, Konsultasi > Cacar Air Tetapi Hanya sebelah Kiri?

Cacar Air Tetapi Hanya sebelah Kiri?

Kaltim Post, 04 Februari 2008
Dr. Fajar Rudy Qimindra
Dr Umum RS Pertamina Balikpapan

Dok, saya menderita seperti cacar air tetapi hanya di tubuh sebelah kiri saja. Oleh dokter saya diberi obat yang diminum pe 5 kali sehari. Boleh dak saya hentikan obatnya karena menurut saya dah sembuh dan terlalu tinggi dosisnya? Makasih.

Jawab:
Terima kasih atas atensi Bapak/ Ibu,

Menyimak apa yang disampaikan oleh Ibu/Bapak yaitu keluhan seperti cacar air yang diderita di bagian dada, punggung, mata serta dahi satu sisi tubuh maka gejala ini perlu dicurigai sebagai penyakit herpes zooster.
Penyakit yang di kalangan awam populer dengan sebutan dampa, dompo atau cacar ular ini memang biasa menyerang orang berusia lanjut.

Penyebab penyakit ini adalah suatu infeksi virus yang disebut virus varicella – zooster. Infeksi pertama kali/ primer virus ini menyebabkan penyakit varicella/ cacar air (chicken pox) ataupun tidak menimbulkan gejala sama sekali. Sedangkan reaktivasinya menyebabkan penyakit herpes zooster.
Virus hidup dalam jaringan saraf belakang. Lokasi kelainan pada kulit sesuai dengan daerah persarafan jaringan tersebut. Gejala herpes zooster dimulai dengan sakit parah pada bagian dada, punggung, atau di mata dan dahi. Kerap terjadi hanya pada satu sisi tubuh. Sehari atau dua hari kemudian, herpes muncul pada daerah kulit yang dihubungkan dengan radang saraf.
Gejala yang bersifat umum seperti sakit demam biasa yaitu panas, pusing dan tidak ada nafsu makan. Sering juga terasa nyeri di otot dan tulang. Kemudian timbul ruam di kulit yang berwarna kemerahan. Dan dalam waktu singkat berubah menjadi bentol-bentol yang berisi cairan jernih (vesikel).Vesikel ini biasanya berkelompok-berkelompok yang berbeda tingkat kematangan isi cairannya. Ada yang jernih, keruh, berisi nanah, bahkan ada yang berisi seperti darah.
Berbeda dengan herpes kelamin, herpes zooster sama sekali tidak ditularkan akibat kontak hubungan kelamin/Sexual Transmitted Diseases (STD).Penularannya melalui penghirupan dari udara pernafasan, ludah, atau dari kontak langsung dengan kulit yang sakit tersebut.
Yang patut diwaspadaii juga dari penyakit ini adalah nyeri yang timbul sesudah serangan herpes disebut neuralgia pascaherpetika dan biasanya berlangsung selama beberapa bulan., bahkan kadang-kadang sampai beberapa tahun Menurut data yang ada, semakin tua usia penderita herpes zooster, makin tinggi pula risiko terkena serangan nyeri. Jadi sekali terkena herpes zooster maka virus akan tinggal saraf permukaan kulit. Ketika daya tahan tubuh lemah maka virus ini akan menyerang dan timbul rasa nyeri.
Oleh karena itu penanganan penyakit ini harus dituntaskan. Tidak benar karena merasa sudah sembuh kemudian menghentikan obat sendiri yang diberikan oleh dokter. Karena penyebab herpes dan cacar air ini adalah virus maka harus dilawan dengan anti virus. Salah satunya adalah golongan asiklovir. Dosis obat ini mungkin dianggap tinggi dan lama oleh masyarakat. Padahal memang pemberian dosis anjuran obat ini adalah 5 kali 800 mg selama 7- 10 hari. Terkadang dokter perlu menuliskan jam-jam minum obat supaya pasien tidak lupa. Penggunaan antibiotika tidak dianjurkan karena memang penyebabnya bukan bakteri, kecuali memang ada tanda- tanda infeksi sekunder dari bakteri.
Asiklovir umumnya dapat diterima tubuh dengan baik. Tetapi terkadang menimbulkan efek samping seperti mual, diare, merasa haus, nafsu makan menurun dan sakit kepala.Efek samping ini bersifat individual dan tidak semua orang mengalaminya. Perlu kewaspadaan juga bagi perderita gangguan ginjal dan kondisi kekurangan cairan(dehidrasi) karena kondisi tersebut bisa kadar asiklovir dalam darah. Ujung-ujungnya meningkatkan munculnya efek samping.
Pada penderita yang sudah jelas alergi terhadap asiklovir harus berkonsultasi dengan dokter untuk menyesuaikan pengobatan yang ada. Bagi ibu hamil dan ibu yang sedang menyusui harus juga berkonsultasi dengan dokter karena asiklovir ini dapat masuk ke dalam air susu.
Tentunya pengobatan herpes ini tidak bertumpu pada antivirus saja, tetapi juga harus memperhatikan keluhan yang bersifat umum seperti nyeri, demam, gatal dan perawatan kulit.
Semoga bermanfaat keterangan ini bagi kesehatan kita semua.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: