Beranda > apisate, Kaltim Post, Konsultasi, obat anti gemuk, obat anti obesitas, obat langsing > Apisate : Manfaat dan Efek Samping Obat Anti Obesitas

Apisate : Manfaat dan Efek Samping Obat Anti Obesitas

KaltimPost, Rabu,19 Maret 2008
Tanya:
Dok, Apisate itu obat apa? teman saya sering menggunakannya tanpa resep dokter.apa efek samping dan kegunaannya.? Apa bisa menimbulkan efek “ fly” ? terima kasih sebelumnya.
Jawab:

Terima kasih atas pertanyaanya dan semoga sehat selalu,
Penggunaan obat di dalam penyembuhan penyakit memang semakin mudah dan terjangkau.Di satu sisi ini menggembirakan bagi masyarakat, namun di sisi lain terkadang terjadi penggunaan yang salah. Semua ini adalah dampak dari bertambahnya jumlah penjual obat (apotek, toko obat, dan warung obat) maupun jenis obat yang dipasarkan.

Yang harus digarisbawahi bahwa obat merupakan suatu bahan yang menyebabkan perubahan fungsi-fungsi biologis dalam tubuh melalui serangkaian proses kimia. Karena itulah obat harus digolongkan untuk peningkatan keamanan penggunaan dan tepat sasarannya.

Secara sederhana penggolongan obat menjadi 3 jenis yaitu obat bebas, obat keras dan obat psikotropika /narkoba. Obat bebas adalah obat yang boleh dibeli tanpa resep dokter. Kalau kita mengenal istilah obat OTC (= Over The Counter),maka yang dimaksud adalah obat bebas ini. Sedangkan obat keras adalah obat berkhasiat keras yang harus dibeli dengan resep dokter dan dalam pengawasannya. Obat ini dikenal juga dengan golongan obat daftar G (Gevaarlijk = berbahaya).

Apisate seperti pertanyaan di atas merupakan salah satu jenis obat anti gemuk atau anti obesitas yang beredar di pasaran. Obat ini mengandung Diethylpropion Hcl 75 mg, dan beberapa jenis vitamin B. Obat pelangsing ini bekerja di otak dengan menekan nafsu makan seperti juga golongan obat amfetamin. Karena bekerja di sistem pusat (otak) maka penderita hipertensi, penyakit jantung , epilepsi, kencing manis harus berhati-hati menggunakannya. Yang perlu diingat juga obat ini dapat menimbulkan ketergantungan.
Efek samping yang harus diperhatikan seperti jantung berdebar, peningkatan tekanan darah, nyeri di dada, pusing, mengantuk, dan beberapa gangguan organ pencernaan.The Encyclopedia of Addictive Drugs melaporkan adanya menyalahgunaan golongan Diethylpropion. Ini dikarenakan golongan obat ini menekan nafsu makan di pusat (anorectic) seperti golongan amphetamine.Sehingga obat ini tidak direkomendasikan untuk menderita penyakit psikis ataupun penyalahgunaan obat (drug abuse).Bila tetap diberikan maka pada hari 1 sampai 3 pemakaian akan timbul perasaan senang dan rasa terbang, tetapi pada hari selanjutnya akan timbul rasa gelisah dan tidak tenang yang sangat mengganggu.
Secara umum obat anti gemuk itu terbagi dua bagian berdasar cara kerjanya. Pertama yaitu jenis obat yang memerintahkan pada otak untuk menekan nafsu makan. Kedua, jenis obat yang mempunyai cara kerja dengan membatasi penyerapan lemak dari makanan di lambung dan usus halus.

Baik Jenis pertama dan kedua mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-masing. Obat jenis pertama yang bekerja melalui otak, sangat besar kemungkinan untuk membuat pemakainya ketergantungan bila dibandingan jenis kedua. Sedangkan jenis obat kedua yang bekerja melalui pemblokkan lemak, akan melarutkan lemak yang berfungsi menyerap vitamin D, E, dan K. Jadi perlu menambah asupan vitamin jenis tersebut ke dalam tubuh
Apapun jenisnya, obat anti gemuk bukanlah pilar utama untuk mengatasi problem kegemukan.Pembatasan asupan kalori dan peningkatan aktivitas fisik merupakan pilar penting dalam pengaturan berat badan. Karena kegemukan merupakan masalah perilaku, maka perubahan perilaku juga perlu dilakukakan. Jadi cara potong kompas dengan mengandalkan obat saja tidak akan menyelesaikan masalah kegemukan.
Setelah tidak sembarang mengkonsumsi obat anti gemuk, tindakan bijak berikutnya adalah selalu berkonsultasi dengan dokter ahli bila hendak menggunakan obat. Semoga sehat selalu.

gambar diambil dari http://blognyayoga.wordpress.com/category/health/

  1. fajarqimi
    Maret 13, 2010 pukul 2:44 pm

    tes aja

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: